Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pemberdayaan Pemuda

Masalah Desa Bukan Kurang Tenaga, Tapi Salah Menggunakan "Senjata": Mengapa Anak Muda Harus Diberi Peran?

Gambar
  Salam Masinis Peradaban , Pernahkah Anda memperhatikan mengapa banyak anak muda cerdas dari desa kita lebih memilih merantau ke kota daripada membangun tanah kelahirannya? Jawabannya seringkali menyakitkan: karena di desa, mereka merasa tidak diberi peran dan terus-menerus disalahpahami. Ada sebuah fenomena yang saya sebut sebagai "Lingkaran Setan Senioritas". Di mana pengelolaan desa seolah menjadi hak eksklusif mereka yang sudah sepuh dengan alasan "pengalaman". Akibatnya, yang mengurus desa hanya orang itu-itu saja, sementara inovasi baru dianggap angin lalu. Mitos "Kerja Harus Berdarah-darah" Masalah besar muncul ketika standar bekerja hanya diukur dari cucuran keringat dan kelelahan fisik. Orang tua sering menganggap anak muda yang duduk tenang di depan monitor sebagai orang malas yang tidak mau susah payah. Padahal, di era digital ini, kerja otot sudah harus mulai berdampingan dengan kerja otak. Kita tidak bisa lagi memaksakan semua urusan diselesa...